Bagaimana Seharusnya Memilih Bensin yang Bagus Untuk Mesin Kendaraan Bermotor?

Diposting pada

Memilih Bahan Bakar Terbaik

Pasti seringkali Anda kebingungan untuk memilih bahan bakar terbaik dan tepat agar performa mesin Anda optimal, bukan? Hal ini lumrah. Mengingat saking banyaknya jenis bahan bakar yang ditawarkan pasaran untuk diisikan ke kendaraan Anda.
Ada jenis bensin keluaran Pertamina seperti Pertamax, Premium, Pertamax Plus. Bahkan ada juga yang dari Shell, Petronas, Total yang merupakan salah satu bahan bakar dari perusahaan asing.
Lalu, bagaimana agar tidak salah pilih bensin? Pada dasarnya jenis bensin pada motor atau mobil kebutuhannya berbeda, menyesuaikan standar desain mesin. Penggunaan bahan bakar yang memang sudah disesuaikan standar desain mesin aan menghasilkan kinerja mesin secara optimal.
Memilih Bahan Bakar Terbaik
Untuk jenis bensin, biasanya diwakili oleh angka atau nilai oktan yang biasa disebut RON. Contohnya misal Premium yang ber-oktan 88 atau Pertamax yang ber-oktan 92, dan lain-lain.
Semakin tinggi nilai oktan-nya, maka semakin tinggi pula harga per liter-nya. Akan tetapi meskipun demikian, nilai oktan dan harga bensin yang lebih tinggi tidak menjamin menghasilkan tenaga lebih tinggi juga. Tambah bingung kan? Tenang saja, simak beberapa informasi yang akan saya berikan terkait hal ini.

Jenis Bahan Bakar Terbaik Dan Pembahasannya

A. Oktan Rendah dan Oktan Tinggi

Apa yang terjadi jika mesin kendaraan bermotor Anda diisi bensin dengan oktan yang lebih rendah atau oktan yang lebih tinggi? Simak ulasan lengkapnya dibawah ini:
1. Oktan Rendah
Bensin yang mempunyai oktan lebih rendah akan lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR (Compression Ratio) maka akan semakin tinggi pula nlai oktan yang terkandung. Bensin yang mudah terbakar diakibatkan oleh kompresi mesin yang tinggi.
Ketika bensin terbakal lebih dulu sebelum api dari busi terpercik, kemudian piston naik ke atas dan melakukan kompresi, nyala bensin juga mendahului busi, dan saat itu juga piston seperti dihantam keras akibat ledakan yang terjadi di ruang bakar tersebut. Hal ini bisa mengakibatkan piston berlubang, atau bahkan bolong.
2. Oktan Tinggi
Bensin yang kadar oktan-nya lebih tinggi dari standar-nya (seperti pertamax, atau pertamax plus, dsb) pada umumnya sudah dilengkapi aditif pembersih atau lain-lainnya yang sejenis.
Akan tetapi, tidak menjamin memberikan banyak tenaga juga. Jadi bukan berarti angka oktan yang tinggi akan menjamin tenaga yang dihasilkannya juga tinggi, dan lebih bertenaga. Dan dengan harga yang tinggi, seringkali berujung dianggap hanya pemborosan uang saja.
Dari uraian di atas dapat kita ambil kesimpulan:
  • Isilah bensin yang nilainya sesuai rasio kompresi.
  • Semakin tinggi nilai oktan-nya, bensin akan lambat terbakar.
  • Semakin tinggi nilai oktan-nya, bensin juga sulit menguap.
  • Bensin yang gagal dalam pembakaran akan mengakibatkan penumpukan kerak.

Solusi alternatifnya:

Agar Anda dapat menggunakan bensin berjenis Premium pada mesin ber-CR tinggi, namun mesinnya juga tetap aman-aman saja, Anda harus:
  • Menggunakan katalis agar nilai oktan-nya naik (biasanya katalis ini mengandung timbal dan juga tidak ramah lingkungan).
  • Menambahkan Octane Booster ke bensin (caranya dengan memasukkan-nya kedalam tangki bensin).
  • Menggunakan aplikasi berupa aplikasi water-injection supaya dalam perawatan-nya Anda tidak terlalu repot.
  • Merubah derajat waktu pengapian-nya, atau biasa disebut ignition-timing kedalam posisi yang retard (atau lebih lambat).

B. Pertamax, Pertamax Plus atau Premium?

Berikut akan saya jelaskan mengenai pertamax, pertamax plus atau premium. Penjelasan ini juga dimaksudkan agar Anda mengetahui nilai oktan dari masing-masing bahan bakar tersebut. Jadi, Anda akan lebih mudah menentukan bahan bakar apa nantinya yang tepat dengan standar nilai oktan yang coco untuk mesin kendaraan Anda. Berikut penjelasannya:

1. Pertamax

Bahan bakar yang termasuk ada tambahan zat aditif-nya ini direkomendasikan bagi kendaraan yang produksinya setelah tahun 1990, terlebih untuk kendaraan yang menggunakan fuel injection. Pertamax mempunyai nilai oktan 92.

2. Pertamax Plus

Pertamax plus juga ada zat aditif-nya. Pertamax plus mempunyai nilai oktan 95. Pertamax plus sudah memenuhi IWWFC atau standar performa International World Wide Fuel Charter dan juga memiliki teknologi fuel injection.

3. Premium

Premium mempunyai nilai oktan terendah diantara jenis pertamax atau pertamax plus, yaitu sebesar 88. Premium sampai saat ini menjadi primadona bahan bakar mesin bermotor.

Nah, melalui informasi yang sudah saya sampaikan di atas, Anda sudah lebih paham kan tentang memilih bahan bakar terbaik yang cocok untuk kendaraan bermotor Anda?

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *