Cara Menyetel Baut Udara (Air Screw)

Diposting pada

Identifikasi kerusakan

Langkah-langkah menyetel Baut Udara atau Air Screw adalah sebagai berikut:

1. Motor dimatikan lebih dahulu,

2. Baut udara diputar kembali / ke arah dalam hingga habis putarannya, setelah itu baut udara diputar kembali kekiri / ke arah luar sebanyak lebih kurang 1,5 hingga 2,5 putaran,

3. Motor dihidupkan beberapa menit kemudian setelah mesinnya panas lalu motor distationerkan,
4. Apabila pada waktu putaran rendah / stationer motor kedengaran normal, tidak tersendat-sendat dan tidak mati walaupun handel gas dilepas berarti campuran gas sudah normal,

5. Apabila pada waktu putaran rendah / stationer, suara motor terdengar tidak normal, tersendat-sendat dan handel gas motor langsung mati berarti campuran gas belum normal, dalam hal ini mungkin campuran gas gemuk / kaya atau sebaliknya yaitu kurus/ miskin.

Cara penyetelan:

Motor tetap dalam keadaan hidup pada putaran stationer sambil baut udara diputar lagi kekiri atau kekanan untuk mendapatkan penyetelan yang tepat.

Cara Menyetel Baut Udara (Air Screw)

Catatan dalam penyetelan Baut Udara

1. Apabila baut udara diputar kekanan / kedalam berarti campuran gas menjadi gemuk / kaya, sebab dalam hal ini memperkecil masuknya udara ke dalam karburator, sedangkan bensinnya tetap.
2. Apabila baut udara diputar kekiri / keluar berarti campuran gas menjadi kurus / miskin sebab masuknya udara ke dalam karburator diperbesar sedangkan bensin tetap.
3. Penyetelan baut udara hanya dilakukan pada waktu motor hidup stationer saja.
4. Penyetelan baut udara berlangsung jangan terlalu lama dan jangan terlalu sering, sebab hal ini akan mengakibatkan busi motor cepat lemah dan drat baut cepat dol / rusak.
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *