Dudukan katup, penghantar katup dan pegas katup

Diposting pada

Dudukan Katup

Katup-katup terpasang pada dudukan-nya yang terdapat pada kepala silinder atau pun pada blok motor, dudukan katup dapat juga disebut klep setel dan dibedakan dalam dua macam sesuai konstruksi-nya, yaitu:
1. Disenyawakan pada kepala silinder,
2. Tidak disenyawakan dengan kepala silinder.
Kebaikan dari dudukan katup yang tidak disenyawakan dengan kepala silinder adalah bila rusak bidang perapat dapat diganti dengan mudah dengan dudukan yang baru.

Dengan penggantian yang baru berarti katup-katup dapat terus dipelihara dan tidak perlu sering mengganti yang baru.

Dudukan katup, penghantar katup dan pegas katup

Dalam prakteknya, dudukan yang dapat diganti hanya pada dudukan katup buang saja, hal ini disebabkan karena katup buang cepat rusak karena sering terkena panas yang tinggi.

Penghantar Katup

Pergerakan katup-katup naik dan turun, untuk kesempurnakan gerakan keatas kebawah ini batang katup dipasang pada suatu penghantar yang disebut penghantar katup.

Batang katup dipasang demikian rupa , tepatnya hingga katup-katup tidak dapat mengadakan gerakan-gerakan yang tidak teratur.

Oleh karena penghantar katup selalu terdapat gesekan-gesekan yang terjadi oleh gerakan batang katup keatas dan kebawah , maka agar bagian tersebut tidak lekas aus  maka bahan penghantar dibuat dari bahan besi tuang halus.

Bentuk dari penghantar katup dibedakan dalam beberapa macam konstruksi. Konstruksi yang pertama memiliki bentuk sangat sederhana sekali, dan konstruksi yang kedua memiliki penghantar katup duduk pada tempatnya mempunyai batas tertentu, sebab terdapat penahan konstruksi yang ketiga diberi penahan dan penahan itu menerima tekanan dari pegas katup sehingga penghantar katup tidak dapat terlepas dengan sendirinya.

Pegas Katup

Katup-katup terpasang pada dudukan tertahan oleh sebuah pegas , pegas tersebut disebut sebagai pegas katup.

Pegas katup berguna untuk merapatkan semua bidang-bidang perapat dan dudukan katup dapat tertutup dengan sangat rapat.

Beberapa jenis katup-katup dilengkapi dengan pegas ganda, artinya, katup tersebut ditekan dengan dua buah pegas dngan tujuan agar bergeraknya katup-katup lebih supel. Dan bila salah satu pegas tersebut patah maka masih terdapat kemungkinan dapat bekerja dengan baik dengan satu pegas lainnya.

Supaya pegas katup dapat duduk dengan baik maka supaya pegas ditahan suatu pinggan, pinggan tersebut disebut pinggan katup.

Pinggan katup ditahan oleh sebuah spie yang terpasang pada ujung batang katup.

Bentuk spie dibedakan menjadi berbagai macam, seperti berikut ini:

1. Spie bundar,

Spie bentuk bundar, pada ujung katup terdapat lubang yang melintang, didalam lubang ini, spie yang bundar dipasang.

Untuk memasang spie bundar ini harus lah pegas dan pinggan harus diangkat keatas, setelah spie masuk kedalam l;ubang dan dapat duduk dengan baik , pinggan dan pegas dilepaskan dari tekanan.

2. Spie bentuk sepatu kuda,

Spie bentuk sepatu kuda pada ujung katupnya tidak berlubang, tetapi disekeliling dari ujung katup terdapat parit.

Pada parit ini duduk spie bentuk sepatu kuda, pemasangan seperti dengan keterangan diatas.

3. Spie berbelah kuda bentuk konis,

Spie ini dapat memeluk pinggan dan pegas terpasang.

4. Spie yang bersenyawa dengan pinggan.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *